Tag Archives: jaringan tumbuhan

JARINGAN PADA TUMBUHAN

 

Tumbuhan yang akan dibahas pada bab ini adalah tumbuhan tingkat tinggi, yang lebih kompleks karena memiliki struktur akar, batang, dan daun sejati serta menghasilkan biji untuk berkembang biak. Secara garis besar, jaringan penyusun tubuh tumbuhan berdasarkan sifatnya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu jaringan meristem dan jaringan dewasa.

  1. Jaringan meristem

Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah untuk menambah jumlah sel tubuh. Oleh karena itu, jaringan ini dikatakan bersifat embrional. Ciri-ciri sel meristem adalah belum matang (termasuk sel muda).

clip_image002

Gambar Jaringan meristem Primer pada Ujung Batang dan Ujung Akar

Berdasarkan letaknya, jaringan meristem dibedakan menjadi tiga, yaitu meristem apikal, meristem interkalar dan meristem lateral.

1) Meristem apikal adalah meristem yang berkembang dari sel embrional. Meristem ini terdapat pada ujung akar dan pada ujung batang. Meristem apikal selalu menghasilkan sel-sel untuk tumbuh memanjang. Pertumbuhan memanjang akibat aktivitas meristem apikal disebut pertumbuhan primer. Jaringan yang terbentuk dari meristem apikal disebut jaringan primer. Contohnya adalah kuncup ujung batang yang sering kita lihat tumbuh pada tanaman yang masih muda.

Continue reading

Advertisements

Jaringan Dewasa Tumbuhan

Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah. Jaringan ini terbentuk dari hasil diferensiasi dan spesialisasi sel pembentuk meristem. Diferensiasi adalah perubahan bentuk sel yang disesuaikan dengan fungsinya, sedangkan spesialisasi adalah pengkhususan sel untuk mendukung suatu fungsi jaringan dewasa yang pada umumnya sudah tidak lagi mengalami pertumbuhan atau sementara berhenti. Terdapat istilah jaringan permanen pada jaringan dewasa ini, yaitu jaringan dewasa yang sudah tidak tumbuh lagi atau berdiferensiasi yang sifatnya tetap (irreversibel).

a. Jaringan Epidermis

clip_image002

Jaringan ini letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan mulai dari akar, batang hingga daun. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam, namun secara umum jaringan epidermis terdiri dari selapis sel yang pipih dan rapat. Fungsi jaringan epidermis adalah untuk melindungi jaringan di bawahnya dan sebagai tempat pertukaran zat.

Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Jaringan epidermis telah bermodifikasi sesuai dengan organ yang diselubunginya, antara lain:

Continue reading

Jaringan Penguat atau Penyokong

Nama lain dari jaringan penyokong adalah stereo atau jaringan mekanik. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Ada dua jaringan yang menjadi jaringan penguat tubuh tumbuhan ini, yaitu kolenkim dan sklerenkim. Kolenkim berbeda dengan sklerenkim karena sel-sel penyusunnya juga berbeda.

a. Kolenkim

clip_image002

Kolenkim merupakan sel-sel hidup dan bersifat mirip parenkim dan beberapa mengandung kloroplas. Letaknya di dekat permukaan dan di bawah epidermis pada batang, tangkai daun, tangkai bunga, dan induk tulang daun. Kolenkim jarang terdapat pada akar.

Continue reading