Tag Archives: alel

Glossarium Istilah Hereditas dan Genetika

Barangkali ada di antara Anda yang ingin memahami istilah genetika atau hereditas ketika sedang memelajari Bab atau topik tersebut. Berikut adalah link download kumpulan istilah (glosarium) genetika dan hereditas yang dapat diunduh dan dimanfaatkan untuk belajar

Contoh glossarium hereditas dan genetika sebagai ada di bawah ini.

                       A

  1. Alel Ganda          seri alel dalam lokus yang serupa dari kromosm homolog pada ras yang berkerabat.
  2. Alel                         satu diantara bentuk alternative gen tertentu pada lokus kromosom yang sama, berbeda dengan urutan DNA-nya tetapi mempengaruhi fungsi yang sama.
  3. Amolar                 Penyakit yang menyebabkan seseorang tiidak mempunyai  geraham belakang.
  4. Aneuploid                    keadaan bila jumlah kromosom suatu individu tidak merupakan kelipatan tepat perangkat haploid jenisnya atau angka dasar genomnya.
  5. Anodontia                   kelainan pada manusia yang dialami wanita atau laki-laki yang menyebabkan penderitanya tidak mempunyai gigi.
  6. Anonychia                   kelainan pada sebagian jari, sehingga jari tidak terdapat kuku.Kelainan ini disebabkan oleh gen dominan Ac,sedangkan alelnya ac tidak menimbulkan kelainan ( normal ).
  7. Anti kodon                  urutan tiga nukleotida pada tRNA yang dalam proses sintesis protein mengikatkan diri pada kodon tertentu pada mRNA dengan cara berpasangan pada basa komplementer.
  8. Antigen                       :senyawa protein atau karbohidrat (seperti enzim atau toksin) yang merangsang terbentuknya antibody bila diinjeksikan kedalam tubuh ; antigen dan antibodi biasanya bersifat sanagt spesifik.
  9. Asam amino esensial  asam amino yang diperlukan makhluk untuk pertumbuhan dan fungsi normal, tetapi tak dapat disintesis oleh makhluk itu sendiri sehingga haru diperoleh melalui konsumsi.
  10. Asam amino non-esensial  asam amino yang dapat diproduksi sendiri oleh tubuh mahluk,sehingga tidak diperoleh melalui konsumsi.
  11. Asam Nukleat             molekul berantai panjang yang tersusun atas nukleotida dan terdapat dalam mahluk hidup.
  12. Atavisme                     :interaksi dari beberapa gen yang menyebabkan munculnya suatu sifat yang berbeda dengan karakter induknya.
  13. Autosom                      :kromosom tubuh ; kromosom diluar kromosom seks.

Glosarium istilah-istlah genetika dan hereditas selengkapnya dapat didownload melalui

link ini

Advertisements

Gen Unik Manusia

Gen adalah pembawa sifat manusia yang terdapat di dalam kromosom DNA . Informasimengenai wujud manusia tersimpan dengan sangat rinci dan detail di dalam gen. Berikut adalah gen-gen unik yang ditemukan oleh para ilmuwan genetika.

image

Sumber gambar: www.2010fall.blog.ntu.edu.tw

Gen Umur Panjang

Kini, para ilmuwan telah menemukan 86 orangtua dan anak-anak yang memiliki tingkat telomerase lebih tinggi dibandingkan orang pada umumnya. Telomerase tersebut berfungsi melindungi DNA.

Telomerase ini merupakan bagian khusus dari DNA yang berada di ujung kromosom, seperti layaknya selubung plastik di ujung tali sepatu untuk mencegah serabut anyaman tali sepatu terurai. Setiap kali sebuah sel terbagi, telomerase akan memendek dan menjadi lebih rentan untuk mengalami kematian.

Dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang-orang yang berusia di atas 90 tahun beserta keturunannya memiliki telomerase yang lebih tinggi dibandingkan orang kebanyakan. Secara signifikan kondisi tersebut membuat mereka mempunyai umur lebih panjang dibanding dengan orang-orang kebanyakan.

Gen Penyebab Penuaan

Setiap orang tentu mendambakan dirinya awet muda. Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa penuaan ternyata dipengaruhi oleh satu bagian dari DNA, yang berkelompok di dekat gen manusia bernama TERC. Dalam penelitian di Inggris yang dipublikasikan di jurnal Genetics menyebutkan bahwa seseorang dengan gen ini memiliki proses penuaan sekitar tiga hingga empat tahun lebih cepat dibandingkan dengan orang-orang yang tidak memiliki gen ini.

Penelitian lain oleh Harvard Medical School dan dimuat Nature, berhasil mengaktifkan gen tua pada tikus. Hasilnya, proses penuaan berhasil dibalikkan sehingga organ pada tikus itu mengalami regenerasi dan tingkat kesuburan mereka berhasil pulih. Kesimpulannya secara teori, memanipulasi gen TERC tersebut dapat memperlambat penuaan.

Dikutip dari: Republika, 31 Desember 2010