Hormon Kasih Ibu: Prolaktin

“Ibu, air susumu telah menjadi darah, daging dan jiwaku. Namun belum pula sedikit pun mampu kubahagiakan hatimu.  Justru kepingan perih sering kutancapkan di hatimu dengan perilaku dan ucapanku. Ibu, sebelum waktu berlari memisahkan kita….. izinkan kusampaikan bahwa aku begitu merindukanmu, sebagaimana aku merindukan  surga

Hormon adalah zat kimia tertentu dan berfungsi mengatur kerja tubuh. Hormon dihasilkan oleh kelenjar bahan kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endrokrin dan tidak mempunyai saluran pengeluaran, tetapi langsung diedarkan ke tubuh. Hormon bekerja pada tempat khusus.

Hormon prolaktin adalah  hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar pituitari atau kelenjar hipofisis bagian interior (depan). Hormon ini ada pada laki-laki dan perempuan. Prolaktin banyak terdapat pada ibu yang sedang menyusui, karena ia adalah hormon penting yang merangsang kelenjar susu untuk memproduksi susu, sehingga pada saat diperlukan siap berfungsi. Hormon ini juga diproduksi oleh plasenta.

Kadar normal hormon prolaktin di dalam darah sekitar 5-10 mg/mL. Sekresi hormon prolaktin meningkat pada masa hamil, stres fisik dan mental, keadaan hipoglikemia dan pemberian estrogen dosis tinggi. Selain itu, prolaktin dianggap sebagai salah satu faktor yang memegang peranan penting dalam terjadinya tumor mamae.

prolaktin_asi

 

Pada wanita hormon ini bekerja lebih dominan setelah melahirkan, di mana fungsinya adalah merangsang kelenjar-kelenjar air susu pada payudara agar memproduksi ASI bagi bayi. Dengan adanya aktivitas menyusui dari bayi ini maka hormon prolaktin akan ikut bekerja dengan sempurna, selain itu dengan tingginya hormon prolaktin pada masa menyusui, hormon ini juga bekerja menghambat terjadinya siklus menstruasi selama menyusui, sehingga ibu-ibu yang secara aktif menyusui bayinya akan mendapat kembali menstruasi agak lama, sekitar 6 bulan sampai 1 tahun.

Fungsi hormon prolaktin yaitu :

1. Berperan dalam pembesaran alveoli dalam kehamilan

2. Mempengaruhi inisiasi kelenjar susu dan mempertahankan laktasi.

3. Menstimulasi sel di dalam alveoli untuk memproduksi ASI

4. Hormon ini juga mengatur metabolisme pada ibu, sehingga kebutuhan zat  tubuh ibu dapat dikurangi dan dialirkan ke janin. Inilah wujud pengorbanan seorang ibu. Ia rela sebagian besar nutrisi tubuhnya dialihkan demi keberlangsungan hidup bayi yang dikandungnya.

Berdasarkan literatur ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pengeluaran prolaktin.

1. Nutrisi : Setelah makan dapat terjadi peningkatan kadar prolaktin. Protein yang terdapat di dalam suatu makanan sangat berperan terhadap pengeluaran prolaktin. Asam amino tirosin dan triptofan yang terdapat dalam protein, memiliki kemampuan memicu pengeluaran prolaktin. Makanan hanya meningkatkan prolaktin pada orang yang sehat saja. Selain makanan, minuman seperti bir juga memicu pengeluaran prolaktin.

2. Temperatur ,  peningkatan suhu lingkungan selama 1 jam dari suhu 27 derajat celcius menjadi 45 derajat celcius meningkatkan prolaktin sebanyak 53%.

3. Stres , Stress yang berkelanjutan dapat menyebabkan peningkatan prolaktin.

4. Olah raga yang berat juga dapat meningkatkan prolaktin. Bila memakan makanan yang banyak mengandung lemak setelah melakukan olah raga yang berat, maka kadar prolaktin meningkat lebih tinggi dibandingkan memakan makanan yang kaya akan karbohidrat. Rangsangan pada payudara juga dapat meningkatkan kadar prolaktin.

Tingginya kadar prolaktin dalam darah dapat menyebabkan ketidaksuburan/infertil baik pada wanita maupun pria. Pada wanita dapat menyebabkan tidak terjadinya ovulasi, haid yg siklusnya panjang bahkan bisa sampai tidak haid. Selain faktor di atas tadi perlu juga dipikirkan adanya tumor pada kelenjar hipofise (prolaktinoma). Biasanya, bila ditemukan kadar prolaktin darah lebih dari 50ng/ml, perlu dilakukan pemeriksaan MRI atau CT-Scan hipofise. 

Mekanisme ASI

Ketika bayi menyusu, rangsangan sensorik itu dikirim ke otak. Otak kemudian bereaksi mengeluarkan hormon Prolaktin yang masuk ke dalam aliran darah menuju kembali ke payudara. Hormon Prolaktin merangsang sel-sel pembuat susu untuk bekerja, memproduksi susu.

Payudara anatomi

Sel-sel pembuat susu sesungguhnya tidak langsung bekerja ketika bayi menyusu. Sebagian besar hormon Prolaktin berada dalam darah selama kurang lebih 30 menit, setelah proses menyusui. Jadi setelah proses menyusu selesai, barulah sebagian besar hormon Prolaktin sampai di payudara dan merangsang sel-sel pembuat susu untuk bekerja. Jadi, hormon Prolaktin bekerja untuk produksi susu berikutnya. Susu yang disedot/dihisap bayi saat ini, sudah tersedia dalam payudara, di Sinus Laktiferus.

disadur dari posting:  Yusnita A.,S.farm, Apt

6 responses to “Hormon Kasih Ibu: Prolaktin

  1. sita apsari

    assalamualaikum…artikelnya bermanfaat membantu dalam pemenuhan tugas kuliah..terima kasih…hanya saran, lebih sip lagi, kalau ditambahkan daftar pustaka, sehingga apabila digunakan untuk tugas kuliah lebih valid..:)

    • wa alaikum salam wr.wb. Saran Anda akan kami tindak lanjuti. Sebagain besar artikel di blog ini memang belum menyantumkan daftar pustaka, hal itu disebabkan karena terdapat artikel yang sumbernya juga dari web lain dengan saduran seperlunya(untuk hal itu, link sumber juga sudah kami cantumkan). Semoga bermanfaat.

  2. septia etrisna

    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُ
    Terimakasih atas infonya, sangat berguna sekali.
    Mohon penjelasan lebih lengkap, dari usia kehamilan berapa minggu hormon prolaktin mulai meningkat? Kemudian, apakah berbahaya pada usia kehamilan 7 minggu kadar hormon prolaktin 110ng/ml?
    Saya sangat berterimakasih sekali atas jawabannya.

    • wa alaikum salam warrahmatullahi wabarakatuhu.
      Ibu, tentang hormon prolaktin sepengetahuan saya hormon tersebut mulai meningkat jumlahnya pada minggu ke 21 (setelah bulan ke lima). Hal ini berdasarkan penglaman istri saya sendiri (kami memiliki 3 putra). Selanjutnya mengenai kadar prolaktin 110ng/ml setahu saya hal itu normal, karena kadar prolaktin ibu hamil justru dapat mencapai 200ng/ml.
      Beikut data yang saya ketahui dari forum diskusi kebidanan.
      Level Serum Prolaktin dalam tubuh wanita:
      – Tidak hamil, tidak menyusui: < 25ng/mL
      – Hamil, bersalin: 200ng/mL
      – Menyusui, di awal2 pasca persalinan: 100 ng/mL
      – Menyusui, 3 bulan pertama pasca persalinan: 100 ng/mL
      – Menyusui, tidak mengalami haid dalam jangka waktu 6 bulan pasca persalinan: 110 ng/mL
      – Menyusui, mengalami haid sebelum waktu 6 bulan pasca persalinan: 70 ng/mL
      – Menyusui, 6 bulan pertama pasca persalinan: 50ng/mL

      Sebagai referensi mungkin Ibu bisa membaca artikel ini atau bertanya pada bidan/dokter spesialis. Maaf jika kurang berkenan.

  3. Pingback: Cara Meningkatkan Hormon Prolaktin - mengintip berbagai ilmu & pengetahuan di JENDELA ILMU

  4. Pingback: » Cara Meningkatkan Hormon Prolaktin Untuk ASIIlmu ASI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s