Cacing Tanah: Habitat

Cacing tanah dapat hidup dan berkembang biak pada habitat alami dan habitat buatan manusia. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi cacing tanah pada habitatnya.

  1. Habitat alami

Di habitat alami, cacing tanah hidup dan berkembang biak dalam tanah. Faktor-faktor yang mempengaruhi kehidupan cacing tanah dihabitat alami adalah sebagai berikut :

  1. Suhu (Temperatur)

Suhu atau temperatur tanah yang ideal untuk pertumbuhan cacing tanah dan penetasankokonnya berkisar antara 15 C – 25 C. Suhu tanah yang lebih tinggi dari 25 C masih cocok untuk cacing tanah, tetapi harus diimbangi dengan kelembapan yang memadai dan naungan yang cukup. Oleh karena itu, cacing tanah biasanya ditemukan hidup dibawah pepohonan atau tumpukan bahan organik.

  1. Kelembapan

Kelembapan tanah mempengaruhi pertumbuhan dan daya reproduksi cacing tanah. Kelembapan yang ideal untuk cacing tanah adalah antara 15%-50%, namun kelembapan optimumnya pada 42%-60%. Kelembapan tanah yang terlalu tinggi atau terlalu basah dapat menyebabkan cacing tanah berwarna pucat dan kemudian mati. Sebaliknya bila kelembapan tanah tarlalu kering, cacing tanah akan segera masuk kedalam tanah dan berhenti makan serta akhirnya akan mati.

  1. Keasaman tanah (pH)

Cacing tanah tumbuh dan berkembang biak dengan baik pada tanah yang bereaksi sedikit asam sampai netral. Keasaman tanah (pH) yang ideal untuk cacing tanah adalah pH 6 – 7,2.

Tanah pertanian di Indonesia umumnya bermasalah karena pH-nya asam. Tanah yang pH-nya asam dapat mengganggu pertumbuhan dan daya berkembang biak cacing tanah, karena ketersediaan bahan organik dan unsur hara (pakan) cacing tanah relatif terbatas. Di samping itu, tanah yang ber pH asam kurang mendukung proses pembusukan (fermentasi) bahan-bahan organik. Oleh karena itu, tanah pertanian yang mendapat perlakuan pengapuran sering banyak dihuni cacing tanah. Pengapuran berfungsi menaikkan (meningkatkan) pH tanah sampai mendakati pH netral.

  1. Ketersediaan bahan organik

Bahan organik umumnya mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral, sehingga merupakan pakan utama cacing tanah. Bahan organik tanah dapat berupa kotoran ternak, serasah atau daun-daun yang gugur dan melapuk, dan tanaman atau hewan yang mati. Makin kaya kandungan bahan organik dalam tanah, makin banyak dihuni oleh mikroorganisme tanah, termasuk cacing tanah.

Cacing tanah dapat mencerna bahan organik seberat badannya, bahkan mampu memusnahkan bahan organik seberat 2 kali lipat berat badannya selama 24 jam. Oleh karena itu, cacing tanah yang hidup dalam tanah yang kaya bahan organik dapat berfungsi sebagai pemusnah bahan organik (dekomposer), dan kascingnya berguna untuk pupuk organik penyubur tanah.

  1. Habitat buatan

Habitat buatan adalah lingkungan hidup yang dimodifikasi untuk budi daya cacing tanah. Pada prinsipnya cacing tanah dapat dibudidayakan dengan mudah apabila persyaratan hidupnya terpenuhi.

Habitat buatan untuk budi daya cacing tanah dapat dilakukan dalam ruangan atau bangunan yang dilengkapi pelindung. Hal yang penting diperhatikan dalam menciptakan (memodifikasi) habitat untuk budi daya cacing tanah adalah :

  1. terlindung dari sinar matahari langsung
  2. terlindung dari curahan air hujan
  3. tempatnya strategis atau mudah dalam pemeliharaannya
  4. terjaga dari gangguan terhadap cacing tanah

Tempat budi daya cacing tanah biasanya berupa kandang yang dilengkapi atap pelindung. Bahan-bahan pembuatan kandang dapat disiapkanyang harganya murah dan sederhana sampai yang mahal, tergantung pada tujuan dan kondisi keuangan. Fasilitas budi daya cacing tanah terdiri atas rak-rak atau penempatan wadah pemeliharaan, medium tumbuh, pakan, dan perangkat wadah pemeliharaan berupa bak, kotak plastik, kotak anyaman bambu, dan lain-lain.

Data-data dasar yang harus diperhatikan dalam menyiapkan habitat buatan untuk budi daya cacing tanah diantaranya sebagai berikut :

  1. Lingkungannya teduh dan aman.
  2. Keadaan suhu tanah dan suhu udara antara 15 C – 25 C.
  3. Kelembapan tanah dan kelembapan udara antara 15% – 30%.
  4. Keasaman medium hidup (pH) 6,0 – 7,2.
  5. Tersedia bahan organik untuk pakan cacing tanah dalam jumlah yang memadai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s