Gangguan pada Hati, Pengobatan dan Pencegahannya

 

liver 

sumber gambar: www.acepsuherman.biz

Cedera kronis pada hati yang menyebabkan hati perlahan-lahan rusak dan kehilangan fungsinya disebut sebagai sirosis.

Selama terjadi sirosis, jaringan parut menggantikan jaringan sehat di hati.Jaringan parut ini akan menghambat peredaran darah ke hati dan membatasi fungsi hati untuk mengendalikan infeksi, memproduksi empedu dan protein yang mengontrol pembekuan darah, menghilangkan racun dan bakteri, serta produksi berbagai hormon.

Alkohol, hepatitis, kelainan genetik, dan masalah saluran empedu merupakan penyebab umum sirosis.

Berikut adalah ulasan lebih detail mengenai penyebab sirosis hati:

Penyebab paling umum Sirosis

Walaupun pasien sirosis sebagian besar memiliki lebih dari satu penyebab, hepatitis C kronis dan konsumsi alkohol berat secara tradisional menjadi penyebab paling umum dari sirosis.

clip_image002

1. Alkohol

Konsumsi alkohol yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan hati. Sirosis terjadi tergantung pada seberapa sering seseorang minum alkohol. Tiga puluh persen orang yang minum 8 oz atau lebih bir atau minuman keras selama 15 tahun atau lebih akan mengembangkan sirosis.

2. Hepatitis

Meskipun hepatitis C biasanya dikaitkan sebagai penyebab, beberapa bentuk hepatitis lain juga bisa memicu sirosis.Hepatitis B atau C yang menginfeksi hati bertahun-tahun disebut sebagai hepatitis virus kronis.

Sebagian kecil pasien dengan hepatitis B dan sebagian besar dengan hepatitis C akan mengalami infeksi kronis yang merusak hati dan pada ujungnya menyebabkan sirosis dan kanker hati.

Sirosis juga dapat berkembang karena hepatitis autoimun yang lebih sering memengaruhi wanita usia 15 sampai 40 tahun.

Pada hepatitis autoimun, sistem kekebalan tubuh mengalami kelainan dan menyerang sel-sel hati sehingga menyebabkan kerusakan dan memicu sirosis.

3. Kelainan Genetik

Akumulasi zat beracun, seperti tembaga atau besi, di dalam hati akibat kelainan genetis bisa menyebabkan sirosis.

Ketika terdapat terlalu banyak tembaga (disebut penyakit Wilson) dalam tubuh, tembaga akhirnya akan terakumulasi di otak, mata, dan hati.

Pasien dengan terlalu banyak zat besi (kondisi yang disebut hemochromatosis) memiliki kecenderungan untuk menyerap zat besi tambahan melalui makanan.

Kelebihan besi tersebut lantas ditumpuk di hati dan oragan lainnya sehingga memicu kerusakan.

4. Masalah Saluran Empedu

Penyakit yang merusak atau menghancurkan saluran empedu menyebabkan empedu mengalir kembali ke hati.Pada orang dewasa dengan sirosis bilier primer, saluran empedu menjadi rusak, meradang, dan akhirnya menghilang.

Sirosis bilier sekunder terbentuk ketika saluran empedu terluka atau keliru diikat saat melakukan operasi kandung empedu.

Masalah lain saluran empedu yang dapat menyebabkan sirosis adalah primary sclerosing cholangitis dan sindrom Alagille atau atresia bilier dimana saluran empedu rusak atau hilang pada bayi.

5. Penyebab Lain

Infeksi parasit (terutama di Afrika Utara), reaksi obat yang tidak biasa (seperti resistensi terhadap insulin untuk pasien diabetes), gagal jantung kronis (sirosis jantung), terlalu lama terkena zat beracun, dan fatty liver disease (peradangan dan penumpukan lemak di hati) juga dapat menyebabkan sirosis.[]

Cara merawat Sirosis

Sirosis hati adalah peradangan kronis hati, yang menyebabkan jaringan hati normal digantikan jaringan parut.

Jaringan parut menghalangi aliran darah ke hati sehingga mengganggu fungsi normalnya.

  • Hati melakukan lebih banyak fungsi daripada organ lain dalam tubuh manusia.Hati bertanggung jawab untuk metabolisme karbohidrat, protein, lemak dan mineral.
  • Hati juga berperan dalam menghilangkan racun, seperti alkohol dan obat-obatan dari aliran darah.
  • Hati mengubah glukosa menjadi glikogen dan menyimpannya untuk kemudian digunakan sebagai sumber energi.
  • Hati juga menyimpan zat besi dan memproduksi unsur penting untuk proses pembekuan darah. Hati menguraikan sel darah merah mati dan mengubah hemoglobin menjadi bilirubin.

Sirosis hati paling sering disebabkan oleh alkohol dan hepatitis C. Namun, kadang-kadang sirosis juga terjadi karena lebih dari satu penyebab.Alkohol dapat melukai hati dengan menghalangi metabolisme protein, lemak, dan karbohidrat.Sirosis alkoholik berkembang pada 15% individu yang minum minuman keras selama lebih dari satu dekade.

Retensi cairan di rongga perut adalah komplikasi yang paling umum dari sirosis sehingga diuretik diperlukan untuk mengurangi penumpukan cairan.Sirosis juga bisa menyebabkan disfungsi sistem kekebalan tubuh, sehingga menyebabkan infeksi.Hati yang rusak tidak dapat menghilangkan amonia dan nitrogen dalam aliran darah.

Racun tersebut akan dibawa ke otak dan mengakibatkan penurunan daya ingat, kesulitan berkonsentrasi, perubahan dalam kebiasaan tidur, dan hilangnya dorongan seks. Sirosis bersifat ireversibel atau kondisi yang tidak dapat dipulihkan seperti sediakala.

Pengobatan umumnya berfokus pada mencegah perkembangan dan komplikasi dengan melakukan pola makan sehat yang diiringi pengurangan asupan garam, berhenti minum alkohol, dan meminimalkan penggunaan obat-obatan.

Jika hati berhenti berfungsi atau komplikasi sirosis tidak dapat dikontrol maka transplantasi hati akan diperlukan.

Pencegahan Sirosis Hati

Kabar baiknya, vitamin dan mineral seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, seng, magnesium, L-Carnitine dan kopi dapat membantu mencegah sirosis hati.

Vitamin A merupakan stimulan sistem kekebalan tubuh yang penting. Respon kekebalan sel T diketahui berkurang pada pasien yang kekurangan vitamin A.

Kekurangan vitamin A dapat meningkatkan risiko berbagai kanker seperti kanker paru-paru, laring, kandung kemih, esofagus, lambung, usus besar, rektum, dan prostat.

Vitamin A disimpan dalam sel-sel hati dan dapat mencapai tingkat beracun. Itu sebab, jangan mengambil vitamin A melebihi dosis yang dianjurkan.

Vitamin B kompleks berfungsi membantu berbagai proses biologis penting, termasuk dalam proses penyembuhan gagal jantung kongestif dan mengurangi retensi cairan.

Vitamin B juga diperlukan untuk perkembangan sel-sel darah merah.

Vitamin C penting untuk melindungi tubuh dari zat pencemar dan infeksi. Vitamin ini juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu pertumbuhan dan perbaikan tulang, serta membantu tubuh memproduksi kolagen.

Vitamin E memasok oksigen ke jantung dan otot-otot lain dalam tubuh, mempercepat penyembuhan luka, dan membantu dalam fungsi sistem kekebalan tubuh.

Seng dibutuhkan untuk penyembuhan dan memelihara jaringan tubuh tetap sehat. Seng juga memiliki pengaruh besar pada kemampuan tubuh untuk melawan penyakit.

Asam amino merupakan unsur pembentuk protein dan menjadi komponen vital dari kulit, rambut, jaringan otot, organ tubuh, sel darah, berbagai enzim, dan hormon.

Magnesium diperlukan untuk menjaga tingkat pH yang tepat dalam darah dan membantu dalam metabolisme kalsium dan vitamin C.

L-Carnitine membantu mengubah nutrisi menjadi energi.

Studi baru-baru ini menyarankan bahwa konsumsi kopi dapat melindungi terhadap sirosis, sirosis alkoholik khususnya.

Dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan semua vitamin dan mineral di atas untuk merawat sirosis.

Sumber:

www.medicastore.com

www.info-kesehatan.com

www.oketips.com

One response to “Gangguan pada Hati, Pengobatan dan Pencegahannya

  1. pengobatan penyakit hernia

    selamat sore dan salam kenal gan, kunjungan pertama saya disini
    jangan lupa kunjungan baliknya :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s