Tips Membedakan Ular Berbisa dengan Tidak Berbisa

Ular dalam kehidupan manusia

Ular masih merupakan binatang yang menakutkan bagi sebagian besar manusia. Tapi apakah ular selalu berbahaya bagi manusia? Tentu saja tidak semua ular berbahaya bagi manusia, bahkan secara tidak langsung keberadaan ular merupakan salah satu penyeimbang ekosistem, yang berdampak tidak langsung bagi manusia sendiri. Ketakutan terhadap ular lebih kepada kurangnya pengetahun mengenai reptilia ini, sehingga banyak orang yang menganggap ular semua sama: berbahaya.

Penggolongan ular yang  awam adalah berbisa dan tidak berbisa.  Mungkin banyak  orang yang masih bingung bagaimana cara membedakan ular berbisa dengan ular yang  tidak berbisa.

 

Kebanyakan orang akan merasa panik dan takut jika digigit ular. Sebenarnya hal ini bisa dihindari jika mengetahui ciri ular dan cara penanganannya. Kebanyakan orang menganggap semua ular berbahaya, dan bila bertemu akan berusaha membunuhnya. Terlebih jika tergigit ular, biasanya manusia melakukan penanganan gigitan yang berlebihan dan akibatnya malah jadi fatal dan merugikan manusia sendiri.  Sebaliknya jika penanganan efek gigitan ular berbisa tinggi dilakukan dengan lambat dan salah, maka dapat menyebabkan dampak yang fatal bagi korban.

Efek gigitan racun ular ke tubuh manusia selain ditentukan oleh kadar bisa/racun itu sendiri juga dipengaruhi dari daya tahan tubuh manusia yang digigit. Semakin baik “pertahanan” alami atau antibodi yang dimiliki, dan semakin sehat metabolisme tubuh manusia, efek gigitan akan berkurang rasanya,  dibandingkan dengan korban yang memiliki imunitas rendah atau sedang dalam kondisi tidak fit.

Ciri ular berbisa dan tidak berbisa

Ular yang berbisa tinggi dan mematikan memiliki tipe gigi Proteroglypha dan Solenoglypha. Jika manusia tergigit kelompok ular ini, prinsipnya adalah segera mengeluarkan bisa keluar dari tubuh, hambat  laju racun menuju ke jantung dan secepat mungkin berikan pertolongan pertama yang tepat dan benar. Jika tidak tertolong dan salah penanganan akan berakibat cukup fatal yaitu kematian. Jika tertolong, biasanya akan meninggalkan cacat atau bekas pada gigitan. Sebenarnya, jumlah dan jenis ular berbisa tinggi lebih sedikit dibanding kelompok yang lain, kecuali semua jenis ular laut yang berbisa tinggi dan sangat mematikan.

Kandungan protein yang keluar pada taring ular, merupakan bisa ular. Jika kita mengamati dengan teliti, ada beberapa hal yang dapat membedakan ular yang berbisa tinggi dan berbisa rendah. Berikut adalah cara membedakan ciri  ular berbisa dan tidak berbisa. Tapi beberapa ciri berikut masih belum menunjukkan tingkatan bisa ular secara tepat hingga perlu pengamatan dan penelitian lebih lanjut.

Ciri ular berbisa rendah biasanya gerakannya cepat, takut pada musuh, agresif, beraktifitas pada siang hari, membunuh mangsanya dengan membelit, bentuk kepalanya bulat  telur (oval). tidak memiliki taring bisa, gigitannya tidak mematikan, dan  setelah menggigit langsung lari, karena menggigit baginya adalah bentuk pertahanan diri, bukan untuk memangsa.

Sedangkan ciri ular berbisa tinggi adalah: Gerakannya lambat, tenang, penuh percaya diri, beraktifitas pada malam hari (nocturnal), membunuh mangsanya dengan menyuntikkan bisa, bentuk kepalanya cenderung segitiga sempurna atau seperti mata panah, memiliki taring bisa, racun mematikan, kanibal & setelah menggigit, ular akan tetap tak bergerak dari tempatnya

Tapi ada beberapa pengecualian yang tidak sesuai dengan ketentuan sebagai berikut.

  • Terdapat ular yang kepalanya berbentuk oval (bulat telur), agresif, keluar siang, malam tetapi bisanya sangat tinggi, contoh  king kobra  ( Naja sputratix).
  • Ular berbisa tinggi,  kepala berbentuk  oval,  namun gerakannya gerakan tenang dan tidak agresif, contohnya ular weling,  ular welang, dan ular picung/pudak seruni. Biasanya ular berbisa ini memiliki warna yang menyolok untuk memperingatkan musuhnya.
  • Tidak berbisa, keluar malam hari, dan gerakan lamban, contoh semua jenis ular phyton, ular boa, dan  ular pelangi (Xenopeltis unicolor).

Berikut Beberapa gambar Ular yang Tidak Berbisa

 

image

1. Ular tikus (Elaphe radiata)

2. Ular Phyton (Phyton molurus)

Berikut ini  beberapa gambar ular yang berbisa.

image

1. Ular derik (rattle snake)

image

2. Ular kobra

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s